“Hujan membuatku merasa tidak sendiri. Rintik hujan membuatku sadar. Aku bukan satu-satunya orang yang jatuh, lalu pecah membentur batu dan aspal jalanan, atau larut bersama kelokan sungai.” “Pluviophile,” ucap Katya. “Apa itu?” “Itu kamu. Orang yang merasakan kedamaian saat hujan,” ungkap Katya. Meski ia tahu, pria itu—Banyu Mili—sepertinya bisa merasa damai kapan pun juga.
Dara, gadis pintar kesayangan guru, dan Bima, murid santai yang cenderung masa bodoh, menyadari bahwa mereka bukan pasangan sempurna.