MENJELANG magrib di malam Minggu yang basah karma hujan, Lupus Sedang asyik main monopoli di rumahnya Poppi ketika telepon berdering. "Pus, ada telepon nih dari Lulu...," ujar Poppi sambil mengulurkan gagang telepon. Lupus males-malesan nerimanya. Adiknya itu emang nggak bisa liat orang seneng dikit. "Ada apaan, Lu?" tanya Lupus galak. "Pus, ada tebakan. Kenapa, hayo, ikan-ikan di Seaworld mati…
Sebetulnya sih kerinduan untuk menulis upus lagi udah lama menggelitik hati, menyelip di antara kesibukan-kesibukan lain yang menyita hampir seluruh waktu dan perhatian. Kerinduan ini mungkin muncul karena kebosanan saya menulis sinetron kejar tayang, mengurus rumah produksi, dan lain-lain yang malah jadi sebuah rutinitas. Dan saya butuh break, padahal menulis cerita Lupus buat saya adalah sebu…
Lupus, Aji, Boim, dan Gito punya kebiasaan baru: menunggu bis jurusan Blok M di tengah hari bolong. Usut punya usut, mereka menunggu seorang gadis dengan rambut berkilau dan panjang terurai yang wajah manisnya muncul di jendela bis jurusan Blok M. Tetapi dua hari kemudian, Gito mengumumkan cewek manis itu sudah jadi pacarnya. Pertengkaran pun terjadi di antara keempat sahabat itu. Bagaimana cer…
Gara-gara nggak percaya sama ramalan Hockus Pockus, tiba-tiba aja Lupus kena kutuk. Hari-harinya penuh kesialan, sampai akhirnya wajahnya dipenuhi bintik-bintik merah. Ih, padahal biasanya Lupus punya jerawat satuuu aja, ributnya bukan main. Gimana juga kalau bintiknya banyak? Tapi Lupus nggak yakin itu karena kutukan. Lupus ngerasa ia cuma sial aja. Sama seperti dua sahabat Boim dan Gusur, yan…
MASA SEKOLAH menjelang Natal tinggal seminggu lagi. Anak-anak perempuan di “Gaylands School”, sebuah sekolah internat putri di Inggris sudah tak sabar lagi menunggu saat mulainya liburan Natal. Pada suatu pagi ketika Anne hendak duduk di tempatnya untuk sarapan, dilihatnya ada sepucuk surat di atas meja. Surat itu dialamatkan padanya.
“BAGAIMANA, Bu, sudah ada kabar tentang liburan kita?” tanya Julian pada suatu pagi. “Bisakah kita pergi lagi ke Polseath, seperti biasanya?” “Kurasa tidak bisa,” jawab Ibu. “Semua penginapan di sana penuh kali ini.” Ketiga anak yang sedang sarapan itu saling berpandangan. Mereka kecewa, karena sebenarnya kepingin sekali ke Polseath. Mereka menyukai rumah yang biasa mereka sewa …
“BAGAIMANA, Bu, sudah ada kabar tentang liburan kita?” tanya Julian pada suatu pagi. “Bisakah kita pergi lagi ke Polseath, seperti biasanya?” “Kurasa tidak bisa,” jawab Ibu. “Semua penginapan di sana penuh kali ini.” Ketiga anak yang sedang sarapan itu saling berpandangan. Mereka kecewa, karena sebenarnya kepingin sekali ke Polseath. Mereka menyukai rumah yang biasa mereka sewa …
“GEORGE!” seru ibunya agak kesal. “Tak henti-hentinya kau keluar masuk dengan Tim! Tidak bisakah kau mencari kesibukan tertentu? Tenanglah sedikit — Ibu perlu istirahat sebentar!” “Maaf, Bu,” jawab Georgina. Dipegangnya kalung leher Tim, melarang anjing itu melompatlompat lagi. “Aku kesepian, karena Anne beserta kedua abangnya tidak ada. Rasanya tak sabar lagi menunggu besok. Su…
"Lima Sekawan adalah Julian, Dick, George, Anne, dan—tentu saja—Timmy! Kemanapun mereka pergi pasti ada petualangan yang seru dan mengasyikkan! Liburan berkaravan Lima Sekawan ternyata berubah menjadi petualangan yang menegangkan! Mereka mengejar rombongan sirkus! Namun beberapa orang sirkus itu punya rencana jahat… Mereka menyekap Lima Sekawan di dalam perut bukit…. Bagaimanakah kelanj…
LUPUS selalu ada-ada saja ternyata. Dia selalu ada bila di situ banyak kembang gula. Anak ini suka sekali kembang gula. Tau kembang gula? Itu lho, makanan yang terbuat dari kembang, yang diatasnya ditaburi gula.hihihi...Dan sekali caplok, mulut Lupus bisa memuat lima atau enam kembang gula. Bukannya serakah, biar rasanya meriah kayak taman ria, ujar Lupus. Mungkin di antara kalian sudah ada yan…