Di musim semi yang indah, para putri tengah sibuk menyiapkan pementasan balet bunga. andai saja putri grace tidak mengacaukannya! namun, masih ada banyak masalah lain, bayi unikorn misterius, perselisihannya dengan kedua sahabatnya, juga gosip tentang naga di pulau coronet.
Paquita mendapat kado tak terduga ketika berulang tahun kesembilan. pangeran bianglala darinya paquita menerima sebuah cicin yang kebesaran untuk jarinya, serta jaji bahwa mereka akan bertemu di masa depan nanti.
Menceritakan tentang team basket di sebuah sekolah.
Enam pemuda rupawan bersatu membentuk sebuah band. Byong Hee, Ji Hyeok, Hyeon Su, Do Il, Ha Jin, dan Gyeong Jong. eye candy nama mereka, memenangi festival rock band Nasional tujuan mereka. jalan menuju kesuksesan tidaklah mudah, tetapi mereka pantang menyerah.
Willian Van Kemmen adalah seorang anak kecil yang tampan, apalagi dengan biola yang selalui menemaninya. Namun, dalam hatinya ia merasa kesepian, semua itu karena perpindahan keluarganya keHindia Belanda. Kini matanya kosong karena kesedihan, tak ada yang mau bermain dengannya.
Kapan kita terahir kali memeluk ayah kita ? menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? kapan terahir kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkrama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya?
Kalau ada yang tidak beres, biasanya Araminta yang selalu disalahkan. Ugh menyebalkan ! siapa sih yang mau disalahkan terus-terusan ? Enggak ada yang mau kan.??
Buku ini adalah gambaran sempurna tentang cinta ayah kepada anaknya. Memang tidak begitu mengharukan, namun apa yang terjadi pada Sabari adalah sesuatu yang unik, indah, memilukan, membahagiakan, di waktu yang bersamaan. Lagi-lagi, tentu saja ada momen kita tertawa terpingkal-pingkal ketika membaca tulisan Andrea Hirata.
Namanya Kasih. Kedua orangtuanya berharap dia akan tumbuh dewasa dengan hati yang kaya kasih sayang. Bisa saja awalnya begitu, sebelum dirinya menjadi sosok yang seolah tak punya hati. ‘Kasih’ menjadi nama yang terlalu indah untuk si wajah kaku tanpa senyuman itu. Wajah yang lebih baik tak usah tersenyum, ketimbang bermalam-malam dihantui oleh bayangan mengerikan. Entah sejak kapan panggi…
Setiap orang menginginkan cinta pastilah mendambakan kebahagiaan. Namun Bolehkah suatu sumpah sakral di khianati karena salah satu pihak merasa tidak menemukan kebahagiaan / lalu, bagaimana pula dengan seseorang yang mencari kebahagiaan cinta lewat pengkhianatan?