Dua ekor kuda menarik gerobak dengan sekuat-kuat tulangnya, tergelincir kukunya dalam lumpur yang licin di pekarangan sebuah rumah besar, lalu tersungkur lutut kakinya yang sebelah di muka ke tanah, kedua binatang itu pun tersimpuh, sedang tulang gerobak itu menunduk menumpu bom dan berseru dengan suara lengking.
Buku inimmenceritakan tentang kehidupan seorang anak yatim piyatu. berbagai cobaan hidup dihadapinya dengan tabah dan sabar. beragam watak manusia yang baik maupun yang buruk, menyadarkannya bahwa hidup ini tak selalu hitam-putih.