Buku Love Letters for the Future You karya Adi. K ini berisi Puisi puisi tentang Cinta dan penuh Kasih sayang. Ini bukan buku puisi, tetapi sebuah kumpulan catatan, kata-kata mutiara, dan surat cinta yang ditulis untuk (calon) pasangan jiwamu, -begitulah kira-kira menurut sang penulis buku ini.
“Setiap Kita Adalah kata Ada yang sekadar menatap Ada yang sehati menetap” - Kang Maman
“Terkadang, kita merindukan yang tidak seharusnya dirindukan dan melupakan yang harus diingat.” —Prilly
di belakang rumahku, ada sebuah sumur kesedihan. jika waktu kosong tiba, aku kerap menimba air mata & iba yang terus keluar dari tanah. jika kau bertanya dari mana datangnya bandang, mungkin dari aku. mungkin pula dari sumur kesedihan di belakang rumahku.
Buku “A Poem with Your Name” adalah buku kumpulan puisi yang ditujukan untuk seseorang yang ada di hatimu. Beberapa ada yang senang, beberapa menyedihkan, ada juga yang membuat kita merasakan amarah. Cover buku yang berwarna biru sangat mengisyaratkan kesedihan di dalam bukunya. Buku ini dilengkapi dengan ilustrasi yang dibuat sekaligus oleh penulisnya. Buku ini cocok dijadikan sebagai tema…
Masih ingatkah kau jalan pulang? Tak ada jalan dan tak ada pulang kita di atap langit nun di bawah rata belaka suatu saat biru di saat lain merah kesumba. Jadi kau tidak ingat lagi tak percaya lagi akan jalan pulang? Apakah pergi harus juga pulang? apakah pergi harus juga berpikir untuk pulang? Apakah pulang hanya ada kalau kita pergi? Apakah pulang dan pergi harus berpasangan?
sedang badai dalam diriku. hujan deras tiada henti-henti di beranda rumah di tengah jantungku menjaga jarak untuk menarikmu sudah kukirim tanda, tetapi kau tak tangkap makna-makna itu. sudah kubiarkan sungai dalam diri, tempat kau pulang berenang tiap kali lelah datang padamu yang gamang. sudah kuberi tahu peta menuju diriku, rumah yang sepi di dalam jantung ini. jalan kecil…
api adalah lambang kehidupan itu sebabnya ia tak bisa menjadi fosil api adalah lambang kehidupan itu sebabnya kita luluh-lantak dalam kobarannya
Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi, buku yang satu ini bisa menjadi sahabat baru untuk menghangatkan hatimu. Berisi kumpulan puisi, kutipan, dan tulisan-tulisan pendek tentang cinta, buku ini bisa menghadirkan sejumlah sudut pandang baru tentang perkara hati dan perasaan. Semua yang kita rasakan terkait cinta memang tak selalu indah, tapi bukan berarti kita terpuruk begitu saja …
Ini tentang ketakutan. Takut kehilangan. Takut mencintai. Takut tinggal. Terkadang, kita hidup dengan ketakutan kita, dan kita termakan olehnya. Tapi kita selalu lupa bahwa satu-satunya hal yang harus kita takuti adalah rasa takut itu sendiri. Buku ini menggambarkan banyak emosi: ketakutan akan cinta, kehidupan, bahkan ketakutan akan kematian dan kehidupan setelah kematian. Dengan ilustrasi sur…